Senin, 23 November 2009

Aprilia RSV4 R: Versi Ekonomis

Senin, 16 November 2009

Aprilia RSV4 R: Versi Ekonomis!

Kabar Baik!

Yup, kabar baik bagi mereka yang "kurang mampu", tetapi sudah terobsesi berat untuk menggebet Aprilia RSV4! Tidak perlu kuatir dengan harganya yang terlalu mahal, Aprilia pun menyediakan versi ekonomisnya sehingga bisa bersaing dengan harga S 1000 RR, walaupun masih lebih mahal 350 Euro dibandingkan si picek yang dilego di harga 15150 Euro.

Soal mesin, wah beda tipiiiiiiiisss katanya Aprilia! Mesin RSV4 R bertenaga 180 PS @12500 rpm dan bertorsi maksimum 115 Nm @ 10000 rpm. Masih sama-sama mesin V4 gahar lah... Jadi bedanya apa sih???? Mudah membedakan secara langsung, lihat saja catnya! Kalau yang ekonomis ditawarkan dalam 2 pilihan warna, yakni hitam dan putih, sedangkan yang "asli" kombinasi hitam-merah.

Yang namanya harga turun hingga 4000 Euro dibandingkan RSV4 versi "aslinya", tentunya masih ada komponen-komponen lain yang harus diturunkan kelasnya. Di sektor tenaga, hanya beda tipis lah, sebab yang versi ekonomis katanya Aprilia isinya sama plek, cuma beda di sistem injeksi, pengapian dan air intake yang konvensional. Selain itu, cover mesin kiri-kanan tidak lagi diproduksi dari magnesium, cukup dari alumunium. Fairing yang aslinya dari serat karbon pun diproduksi layaknya fairing motor balap standard lainnya, yup, cukup dari bahan plastik. Tentunya penggantian dari bahan karbon dan magnesium bisa banyak menghemat biaya produksi, tetapi di sisi lain, motor pun bertambah berat. RSV4 R pun harus rela naik berat badannya hingga 5 Kg, ya masih wajar lah...ngirit 4000 Euro gitu lho...

Eitsss... jangan senang dulu! Suspensi pun ikut di down grade! Jika yang "asli" menggunakan suspensi Öhlins di sektor depan dan belakang, maka si versi ekonomis tidak demikian. Garpu depan USD "cukup" pakai Showa (tenang aja, masih keren lah....), dan di buritan pun memakai suspensi dari produsen yang sama dengan suspensi yang dipasang di S 1000 RR, yakni Sachs. Suspensi Sachs disinyalir lebih empuk redamannya dibandingkan suspensi aslinya yang didatangkan dari Swedia.

Di sektor rangka, keistimewaan RSV 4 yang bisa mengubah-ubah dudukan mesin pun menghilang. Di versi ekonomis, posisi mesin tidak lagi bisa digeser-geser untuk keperluan setting balap. pivot point lengan ayun pun tidak bisa diubah-ubah dan peluang setting sudut kemudi pun ikut "dimatikan". Bagaimana Bro... masih tetap niat beli RSV 4 R? Jangan senang dulu... steering dampernya pun ikutan tidak bisa disetting! Ban yang tadinya Pirelli Diablo Supercorsa SP diganti dengan Metzeler Racetec. Velg yang aslinya diproduksi dengan sistem tempa pun cukup diproduksi dengan sistem curah dan cetak!

Bagaimana? Masih okekah turun harga 4000 Euro untuk semua hal yang harus direlakan itu? Biar lebih yakin, saya beberkan hasil test handlingnya:

Memang bobotnya naik 5 Kg, tetapi kestabilannya di tikungan tetap diancungi jempol! Hanya saja handlingnya tidak lagi selincah versi mahalnya. Begitu juga saat berakselerasi keluar tikungan, bagian depan motor terasa kurang stabil dan saat mengerem keras, giliran bagian buritan yang kurang anteng. Garpu depan dan suspensi belakang dinilai cukup maksimal performanya, terkebih kalau hanya untuk digunakan di jalan umum. Aprilia sendiri sedikit membedakan setting sproketnya. Si versi ekonomis lebih diutamakan akselerasinya, sproket belakangnya diperbesar 2 mata. Panjang sumbu rodanya pun memendek beberapa milimeter.


Kabar Buruknya!

Ya, kalau sudah ada yang tidak tahan lagi menggebet RSV4 R, baca dulu cerita berikut ini:

Aprilia mengundang media massa untuk uji coba RSV4 R di Autodromo del Mugello, tentunya Bro sudah tahu, sebuah sirkuit terkenal di dekat Florensia. Saat itu matahari bersinar cerah dan pemandangan bebukitan Toskana membuat hari test untuk media semakin terlihat indah. Perfekt lah bagi Aprilia! Di pagi hari dijadwalkan ada dua kali test ride dan di sore harinya satu sesi lagi. Namun, sesi yang sore harinya dibatalkan. Lho, kenapa???????????

Ternyata di sesi pertama, 5 mesin RSV4 R mengalami kerusakan. Tiap-tiap mesin mengalami patah sebuah setang pistonnya! Tentunya, bagi Aprilia hari itu berubah menjadi sebuah bencana! Romano Albesiano sang direktur teknis Aprilia pun menenangkan: " Setang piston yang patah itu berasal dari satu periode yang dikirimkan produsen yang kami pesan memproduksi setang pistonnya. Setang-setang piston itu hanya digunakan untuk motor-motor pra produksi kami, yakni motor-motor yang khusus sekarang kami persiapkan untuk presentasi ini. Motor-motor yang disebarkan ke calon konsumen tidak termasuk di dalamnya."

Nah lho..... bukannya kalau untuk presentasi malahan mestinya bahannya lebih bagus ya? Gosip yang beredar menyebutkan, untuk menekan biaya, Aprilia mencari subkonstruktor lainnya yang bisa mereka percayai untuk memproduksi setang piston RSV4 R. Aprilia sendiri membantah kabar burung ini. Ya bagaimana tidak... wong RSV4 R sudah dikirimkan ke dealer-dealer mereka sejak beberapa bulan lalu kok!



Sumber: PS Das Sport-Motorrad Magazine 12.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar